Buka konten


Penghargaan The Bobs telah diterima para aktivis online


pv_2015

Tahun ini, kompetisi The Bobs telah digelar untuk ke-11 kalinya. Para pemenang di tiga kategori utama dan pemenang Freedom of Speech Award menerima penghargaan secara langsung pada acara Deutsche Welle Global Media Forum GMF.

Social Change
Penghargaan kategori ini diterima Rafida Ahmed, mewakili mendiang suaminya Avijit Roy. Blogger Bangladesh ini tewas dibunuh secara tragis pada 26 Februari 2015 di Dhaka. Blog Mukto Mona yang digagasnya berbicara tentang sekularisme dan ilmu pengetahuan. “Suami saya akan sangat bahagia, seandainya ia dapat hadir di sini,” dikatakan Rafida. Baginya, penghargaan yang diterima tidak bisa menjadi penghibur. Namun ia merasa berkewajiban untuk melanjutkan perjuangan suaminya, walalupun penuh risiko. Upaya mewujudkan masyarakat pluralisme di Bangladesh sangat ditentang oleh kelompok fundamentalis. Kelompok ini mengeluarkan daftar hukuman mati, yang di dalamnya tercantum pula 84 blogger dan wartawan. Rafida berharap bahwa penghargaan ini dapat mendorong blogger di Bangladesh untuk melanjutkan pekerjaan mereka yang penuh risiko ini.

Arts & Media
Kategori ini dimenangkan Zaytoun, the little refugee. Zaytoun merupakan sebuah proyek, yang dalam bentuk video game mengangkat situasi yang dihadapi para pengungsi Palestina dan Suriah. Hadir menerima penghargaan, seorang pria dengan penutup mata dan meyebut dirinya sebagai “Zaytoun Kecil”. “Saya menutup wajah, karena nasib pengungsi diabaikan oleh masyarakat internasional. “ Ia juga mengimbau,”Jadilah manusia dan hapus perbatasan.”

Privacy & Security
Kategori ini dimenangkan oleh kelompok hacker Rancho Electrónico dari Meksiko. Situs ini menyajikan laporan mendalam tentang isu-isu aktual seputar perlindungan data, enkripsi dan pengawasan internet di Meksiko. Pengelola situs ini juga mengadakan berbagai kegiatan yang mengikutsertakan para user dan untuk membangun sebuah komunitas. “Anggota kami tidak banyak, tapi kami berupaya menjangkau masyarakat,” dinyatakan Rubén Omar Valencia Pérez yang mewakili Rancho Electrónico sebagai penerima penghargaan.

Freedom of Speech Award
Sejak tiga tahun lamanya, pendiri situs “Saudi Liberal” mendekam di penjara karena dituduh telah “melanggar nilai-nilai Islam dan menyebarkan ide-ide liberal” di forum internet. Pada bulan Mei 2014, blogger Arab Saudi Raif Badawi oleh pengadilan Arab Saudi divonis hukuman 10 tahun penjara, 1000 kali hukuman dera dengan tongkat dan denda uang sekitar Rp. 3 milyar. Istrinya, Ensaf Haidar, tidak bisa datang ke Bonn sesuai rencana untuk menerima penghargaan. Lewat pesan video, perempuan berusia 36 tahun ini menyatakan rasa terima kasihnya. “Ini adalah hari besar bagi semua orang yang tengah memperjuangkan kebebasan berekspresi.” Baginya, penghargaan ini merupakan bukti dukungan terhadap suaminya dan perjuangannnya. Ia juga meminta kepada masyarakat internasional, “Mohon jangan lupakan Raif! Nasib dirinya dan juga anak-anaknya berada di tangan Anda.”