Buka konten


Tienchi Martin-Liao

Penulis dan kolumnis asal Taiwan  ini telah bekerja selama bertahun-tahun di Ruhr-Uni Bochum sebagai editor serta mengepalai Richard Wilhelm Translation Centre dan mempublikasikan sejumlah terjemahan sastra Cina. Dari Jerman ia ke Washington DC,  bekerja di sebuah jurnal online, dan aktif di bidang hak asasi manusia. Sejak 2010 ia tinggal di Köln dan saat ini anggota dari Künste der Welt di Köln.

Web: Tienchi Martin-Liao


Oksana Romaniuk

Oksana RomaniukPerwakilan Reporters Without Borders di Ukraina dan kepala Institut Media Massa Kiev, LSM. Fokus kerjanya meliputi perlindungan kebebasan berekspresi dan penguatan hak informasi bagi warga. IIa turut terlibat dalam berbagai proyek seputar tema standar jurnalistik, partisiipasi warga dan keamanan digital.

Facebook: Oksana Romaniuk


Alissa Wahid

Alissa 01Psikolog keluarga yang memiliki pengalaman luas di bidang pengembangan masyarakat dan gerakan sosial. Sejak tahun 1990 ia terjun sebagai relawan serta juga professional di beberapa organisasi masyarakat sipil. Ia merupakan penerus peran ayahnya, mendiang Abdurrahman Wahid,  dalam jaringan GUSDURian, menjabat koordinator nasional.  Agenda utama jaringan ini adalah menguatkan semangat keragaman dalam kesatuan. Jaringan ini meliputi lebih dari 100 komunitas lokal dan ribuan anggota di Indonesia dan di beberapa negara. Sebagai ketua jaringan ini, Alissa Wahid terlibat langsung dan juga penjadi pengawas pada berbagai program perubahan sosial. Ambisinya adalah untuk mendukung generasi berikutnya sebagai pemimpin yang dapat melayani masyarakat.
Twitter: @AlissaWahid


Erkan Saka

sakaAsisten dosen pada the School of Communication, Istanbul Bilgi University, mengajar budaya new media dan antropologi cyber. Gelar sarjana dan magister  sosiologi ia peroleh di Boğaziçi University, Istanbul. Sementara gelar doktor ia terima di Departemen Antropologi di Rice University , Houston, AS. Ia merupakan blogger politik sejak 2004. Ia juga menjadi co-koordinator pada Program Pelatihan Citizen Journalism di Bilgi Egitim dan presenter acara TV SosyalKafa yang mengulas tema new media di netd.com
Blog: Erkan’s Field Diary
Twitter: @sakaerka


Florian Ngimbis

FLORIANT NGUIMBISBlog miliknya merupakan salah satu blog berbahasa Perancis yang paling terkenal di blogosphere Afrika. Blognya sangat terkenal di Kamerun, berisi catatan pahit kehidupan sehari-hari, dan kecaman terhadap rezim yang telah berkuasa sangat lama (30 tahun), yang menurutnya penuh dengan kesalahan dan kegagalan. Selain aktif sebagai pustakawan, arsiparis dan social media manager, ia juga duduk sebagai presiden Collective of Cameroonian Bloggers, asosiasi blogger yang terutama memperjuangkan akses internet yang lebih cepat dan murah.
Blog: Kamer Kongossa
Twitter: @ngimbis


Alê Youssef

youssefPengacara dari Brasil, presenter acara „Navegador“ (Browser) di Globonews, komentator program „Esquenta“ TV Globo, juga kolumnis pada majalah „Trip“. Antara tahun 1999-2000, Youssef merupakan penasehat khusus Menteri Kehakiman Brasil José Carlos Dias.. Tahun 2005, ia ikut menggagas situs internet multibudaya „Overmundo“, situs berbahasa Brasil pertama yang sepenuhnya merupakan user generated content.
Website: Trip
Twiitter: @AleYoussef


Renata Avila

renata_avilaBerasal dari Guatemala, pengacara untuk kasus HAM serta hak privat. Ia juga aktif memperjuangkan kebebasan berpendapat, perlindungan data serta HAM, terutama hak-hak warga asli. Ia bekerjasama dengan penerima hadiah Nobel Laureate Rigoberta Menchu dalam  mengungkap kasus genosida dii Guatemala. Renata adalah anggota Creative Commons Board of Directors dan juga anggota Web Index Science Council.
Website: http://globalvoicesonline.org/author/renata-avila
Twitter: @avilarenata


Rohini Lakshané

Rohini_LakshaneJurnalis dan blogger, penulis Wikipedia. Tema tulisannya beragam, mulai dari eloktronik hiburan sampai teknik untuk tujuan amal, serta juga masalah gender dan teknologi.
Twitter: @aldebaran14
Website: Rohini Lakshané


Falk Steiner

Falk-SteinerMengenal peralatan digital sejak masa kecil, saat ini bekerja sebagai koresponden untuk radio Deutschlandrundfunk dan Deutschlandradio Kultur di Berlin. Fokus utamannya adalah isu-isu kebijakan internet. Sebelumnya ia bekerja sebagai wartawan lepas dan konsultan untuk surat kabar. Tahun 2010 ia turut mendirikan Digitale Gesellschaft, organisasi non-pemerintah yang berkecimpung dalam masalah hak-hak sipil dan perlindungan konsumen di internet.
Blog: Kühlschranknotizen
Twitter: @flueke


Christian Mihr

Christian MihrSejak tahun 2012 ia menjadi pimpinan Reporters Without Borders Jerman. Ia antara lain berjuang melawan sensor internet dan memperjuangkan netralitas di internet. Sebelumnya ia telah bekerja dalam berbagai posisi di bidang kebiijakan internasional di media dan internet, hak kebebasan informasi dan di bidang kemasyarakatan.

Website: Reporters Without Borders
Twitter: @cmihr


Georgia Popplewell

Georgia PopplewellPemimpin Global Voices, penulis, editor dan produser dari Trinidad dan Tobago. Tema yang digeluti: budaya, musik, film dan olahraga. Sejak tahun 1989 Georgia bekerja untuk berbagai stasiun TV. Tahun 2005 mendirikan Carribean Free Radio, podcast pertama dari Karibia.

Website: Georgia Popplewell/Global Voices Online
Twitter: @georgiap


Alena Popova

AlenaJurnalis, blogger, pengusaha internet dan aktivis sipil yang terutama berjuang di bidang partisipasi warga, pemerintahan yang terbuka, transparansi serta pengawasan publik terhadap kebijakan politik. Popova juga merupakan anggota komite organisasi gerakan warga „Bagi Pemilu Adil, yang melakukan pemantauan secara independen dalam pemilihan parlemen tahun 2011 dan pemilihan presiden tahun 2012 di Rusia. Tahun 2012, Popova mendirikan satu yayasan yang bertujuan untuk mempromosikan inisiatif jaringan sosial.

Blog: Alena Popova
Twitter: @alenapopova


Arash Abadpour

Arash AbadpourKamangir (pemanah) merupakan nama samaran blogger Iran ini, yang kini menetap di Toronto, Kanada. Arash menulis blog sejak tahun 2004, pertama dalam Bahasa Inggris, tapi kini terutama dalam Bahasa Persia. Dalam blognya, ia menulis tentang blogosphere Persia, satu tema yang secara terutur ia komentari dan analisa bagi media internasional. Menurut statistik, blog miliknya merupakan saöah satu dari 20 blog berbahasa Persia yang paling banyak dibaca. Arash memiliki gelar PhD di bidang teknik listrik dan komputer.

Blog: Kamangir
Twitter: @kamangir


Shahidul Alam

ShahidulDilahirkan di Dhaka, Bangladesh, pada tahun 1955. Mendapatkan gelar doktor dari London University. Shahidul Alam menjadi terkenal sebagai fotografer, setelah memenangkan banyak penghargaan penting, seperti Harvey Harris Tropy dari London Arts Council. Ia merupakan pendiri Drik Picture Library, Institut Fotografi Bangladesh Pathshala dan Institut Fotografi Asia Selatan. Sebagai pendiri network HAM Bangladesh, ia membangun pusat regional bagi jurnalisme investigasi. Dan sebagai seorang aktivis terkemuka ia juga turut berjasa atas dibukanya portal web pertama di Bangladesh. Shahidul Alam telah banyak memberikan kuliah tentang fotografi, new media dan pendidikan. Karya fotonya dipamerkan di banyak galeri terkenal. Shahidul Alam juga aktif sebagai anggota dewan pengawas dan pendiri yayasan LEARN Fondation, yang memberikan pelatihan teknologi informasi dan komunikasi bagi masyarakat pedesaan.
Website:  www.shahidulalam.com
Twitter: @shahidul

 


Tarek Amr

Mulai menulis blog sejak tahun 2005. Pada tahun 2007 ia bergabung dengan Global Voice, mengamati dan menganalisa reaksi para blogger serta jurnalis citizen atas peristiwa di Mesir dan negara-negara Arab di sekitarnya. Tarek telah ikut berpartisipasi dalam banyak konferensi social media. Terakhir ia ikut terlibat dalam Third Arab Bloggers Meeting di Tunisia. Selain blog, ia juga tertarik pada fotoografi, jaringan komputer dan pengembangan perangkat lunak.

Blog: Kelmeteen
Twitter: @gr33ndata